Jumat, 15 Oktober 2010

PENGEMBANGAN KI DALAM DIRI

Ada yang menarik yang disampaikan dalam buku karangan Aliah B Purwakania Hasan dalam judul buku Ki & Teknik Titik Tekan Saraf, Aikido (penerbit RajaGrafindo Perkasa) yakni pembahasan tentang Ki dalam berlatih Aikido. Banyak pembahasannya, masing-masing mengklaim definisi Ki dengan pengalaman para praktisi untuk menguasai satu bentuk energi Ki tersebut. Semua sah-sah saja dan memang dalam perjalanannya sendiri pun, berlatih Ki adalah berlatih menguasai pemikiran dan raga agar seimbang dan bisa bersinergi dengan Ki Alam yang ada di sekitar.

Sensei Koichi Tohei, melalui pengalamannya dalam melatih Ki selama ini mengatakan bahwa ada 4 prinsip utama yang diperlukan agar bisa memiliki energi dahsyat dari pelatihan Aikido tersebut. Keempat hal tersebut adalah: 

1. Menjaga Titik Pusat (Hara)

Titik pusat atau Hara yang keberadaannya berjarak 3 cm dibawah pusar perut adalah titik pusat diri yang berkaitan dengan gravitasi bumi. Titik pusat ini sangat berpengaruh terhadap tubuh kita karena memang titik pusat ini diketahui juga sebagai titik keseimbangan diri

2.Relaksasi Sepenuhnya

Ada satu kendala yang dihadapi para praktisi mula Aikido. Mereka sangat kesulitan untuk memahami kata relaksasi sepenuhnya ini. Keadaan relaks yang seperti apa terkadang malah rancu dengan menafsirkannya dengan lemas. Ini banyak terjadi. Padahal, menjadi relaks sepenuhnya adalah seni menguasai pikiran dan tubuh menjadi satu agar tidak berfokus pada hal di luar energi yang dipelajari. Dengan kondisi ini, bilamana dapat dikuasai dengan baik, pemahaman terhadap instruksi untuk relaks bisa dicapai.

Dan dalam buku yang ditulis oleh Sdri Aliah inipun disinggung bahwa relaks adalah menenangkan diri dan membiarkan kekuatan kita menetap pada tempat yang sesuai (dalam hal adalah di titik pusat).

Sederhananya mudah dilisankan tetapi pada praktiknya memang tidak semudah itu. Bahkan ketika ketegangan tubuh dan juga pikiran terjadi walau dalam konteks tidak ditujukan/fokuskan, hasil akhirnya tetap bisa ditebak. Ketegangan tidak melahirkan satu kondisi relaks yang dinginkan tetapi malah merusak tatanan system penguasaan energi Ki ini.

3. Memberatkan permukaan Bawah

Posisi ini berarti membentuk satu keadaan dimana kita merendahkan pusat gaya berat dari tubuh pada permukaan bawah dengan satu kondisi pencapaian relaks tubuh.

4. Ekstensi Ki

Merupakan satu kondisi ki diri bisa berharmoni dengan ki alam semesta melalui penerapan relaksasi yang baik.

Ada hal yang menarik dari keempat elemen penguasaan Ki tersebut, yakni “Jika kita menguasai satu diantaranya maka secara alamiah kita akan menguasai yang lainnya. Tetapi, bila kita kehilangan satu diantaranya, maka kita akan kehilangan semua.”

Jelas, di sini digaris-tebalkan, bahwa dengan mampu menguasai satu poin keadaan pada 4 point di atas, maka poin penguasaan lainnya akan tercapai. Artinya, satu saja kita bisa memperoleh pemahaman untuk melanjutkan pada penguasaan pemahaman lainnya akan mudah. Berbeda bila sebaliknya.

Ini memang logika sebab dengan menguasai satu konsep relaksasi dengan baik, korelasi yang timbul adalah mulai aktif dan mampu memahami elemen yang lain. Satu rujukan ini bisa menjadi arah untuk mengenal, mempelajari, dan membiasakan serta akhirnya bisa menjadi satu kemampuan.

Memang tidak semudah menulisnya tetapi ketika ada satu rujukan, hal ini bisa memudahkan kita untuk menguasai bertahap dibandingkan bila tidak ada penjelasan bertahap yang bisa dijadikan pegangan. Terlebih, saat ini di antara pada Aikidoka atau praktisi sendiri, hal yang berkaitan dengan Ki seperti seolah tabu untuk dipelajari atau bahkan dibicarakan. Ini akibat belum dikuasai dengan baik atau memang seolah-olah, energi Ki ini menjadi begitu sulitnya. Padahal, seperti yang disampai oleh O Sensei, Saya tidak memiliki apapun dalam menghadapi lawan yang akan menyerang saya, tetapi saya adalah alam (I am the universe). Ki saya menyatu dengan Ki alam.

Dahsyat bukan. Mudah-mudahan saja ini bisa menjadi satu bahan pencerahan dan inputan bagi yang ingin mempelajari Ki dengan baik. Yang berbeda pendapat, silakan warnai pemahaman ini dengan pendapat Anda. Selamat Berlatih dan menguasai.

Djarot MK

Enriyukai Aikido GT

0 komentar:

Poskan Komentar